Suatu tempat yang dianggap penting
untuk merangkai kata dan bercanda tawa dikampus Peradaban, kesetiaan sebuah
gazebo tidak ada tara dibandingkan apapun, kerinduan ini muncul ketika lama tak
bersua dengan gazebo.
Keikhlasannya, tidak di ukur dari
seberapa besar bertahannya menjadi saksi bisu seseorang untuk membicarakan
hal-hal yang negative ataupun yang positif, hakekat kemanusiaan itu, terlihat
dari perilakunya dan tutur katanya.
Berkiblat dari kitab MinahuS tsaniyah,
ada keterangan ada tiga perkara yang bisa menganiyaya kepada makhluk atau kepada
sesama manusia yang pertama yakni kepribadian, manusia adalah makhluk social yang
mempunyai kepribadian yang berbeda, pasti mempunyai kecenderungan yang berbeda
pula, seperti halnya hitam dan putih. Kita
harus tau kalau kita semua tidak selamanya baik dengan cerita orang lain.
Tapi entah mengapa jikalau kita di
kritik atau menghibah tentang orang lain, kita malah lebih senang, itulah watak
kita masing-masing, suka mencerca tapi lupa dengan dirinya sendiri, menutu R.A
kartini “ sesungguhnya yang benar-benar bisa
menjatuhkanmu adalah perbuatanmu atau kepribadianmu sendiri.
Perkara yang kedua tentang harta,
kadang hal yang satu ini, menjadi tolak ukur Kebahagiaan, kadang menjadi bertumpahan
darah, untuk mendapatkan harta yang di inginkan, sudahlah… tak aka nada habisnya,
tak aka nada ujungnya, secukupnya saja, demi harta sam[ai menjual agama dan
tahta, ingat ini didunia.
Kata Gus Dur “tidak ada jabatan atau
perkara didunia yang harus dibela sampai mengakibatkan pertumpahan darah” gitu aja kok repot respon beliau. Tapi kalau
masalah prinsip dan akidah, sampai matipun tak perjuangkan sahut beliau. Terkadang
kita lupa dengan sanak saudara perkara dengan harta. Ya sudahlah…..
Perkara yang ketiga tentang melindungi
harga diri orang lain, ini mungkin perkara yang sedikit banyak terlupakan oleh
manusia. Kita lebih mementingkan diri sendiri dan luput dengan kepribadian
orang lain, yang masih senang menyudutkan daripada membahagiakan . Ya sudahlah……
Quote “ embun pagi akan hilang dengan terbitnya
mentari, malam akan hilang dengan adanya siang dan sebaliknya, ciptakanlah
kebahagiaan dan kesuksesanmu tanpa menjatuhkan orang lain, bangunlah kindom mu
sendiri karena itulah hakikat kehidupan yang sesusungguhnya….. Ya Sudahlah…….
Lakukan sekarang
Lakukan dengan baik
Lakukan sampai
selesaiii
Miftakul Arifin
Ngunggahan, 21
Agustus 2020
kopilebayliterasiindonesia
Komentar